Buku Cetak Orginal: Orang Barito Abad XIX

Lihat Detail

Merek

-

Stok

Tidak terbatas

Jumlah

Deskripsi

Sejarah Dayak dan Banjar di Batang Barito Berdasarkan Catatan Penjelajah Asing

Bagaimana sebenarnya kehidupan orang Dayak dan Banjar di sepanjang Batang Barito pada abad ke-19?

Jauh sebelum Kalimantan dikenal seperti sekarang, Batang Barito telah menjadi ruang perjumpaan berbagai masyarakat, kebudayaan, agama, kepentingan politik, perdagangan, dan kekuasaan kolonial.

Di wilayah inilah sejarah orang Dayak dan Banjar berlangsung dalam dinamika yang tidak sederhana.

Buku Orang Barito Abad XIX karya Damianus Siyok mengajak pembaca menelusuri kembali kehidupan masyarakat di kawasan Barito pada abad ke-19 melalui catatan para penjelajah asing, di antaranya Schwaner dan Bangert. Catatan-catatan tersebut digunakan untuk melihat kembali bagaimana masyarakat Dayak dan Banjar hidup, berinteraksi, mempertahankan adat, membangun hubungan sosial, menghadapi perubahan politik, serta berhadapan dengan kekuatan kolonial.

Buku ini tidak berhenti pada cerita tentang masa lalu.

Ia membawa pembaca pada pertanyaan yang lebih mendasar:

Dari mana akar identitas Dayak dan Banjar terbentuk? Bagaimana hubungan keduanya berkembang? Dan bagaimana perubahan politik, ekonomi, agama, serta kolonialisme ikut membentuk wajah masyarakat Barito yang kita kenal hari ini?

Di dalamnya, pembaca akan menemukan gambaran mengenai kehidupan politik dan ekonomi, adat-istiadat, relasi sosial, perkembangan Islam dan Kristen, serta dinamika hubungan masyarakat Dayak dan Banjar di kawasan Batang Barito.

Salah satu kekuatan buku ini adalah keberaniannya membaca sejarah melalui sumber yang tidak selalu berasal dari perspektif masyarakat lokal. Catatan para penjelajah asing menjadi pintu masuk untuk melihat kembali kehidupan masyarakat Barito pada masa ketika wilayah pedalaman Kalimantan mulai semakin intensif bersentuhan dengan dunia luar dan kekuasaan kolonial.

Dengan demikian, Orang Barito Abad XIX bukan hanya buku tentang sebuah sungai.

Ini adalah buku tentang manusia, ingatan, identitas, kebudayaan, kekuasaan, dan perubahan zaman.

Bagi siapa pun yang ingin memahami sejarah Kalimantan secara lebih dekat, buku ini memberikan bahan penting untuk melihat bahwa sejarah Dayak dan Banjar tidak dapat dilepaskan dari ruang geografis, jaringan sosial, serta perjumpaan panjang berbagai kebudayaan di sepanjang Batang Barito.

Mengapa buku ini layak dibaca?

Karena banyak bagian dari sejarah Kalimantan yang belum dikenal secara luas.

Karena sejarah masyarakat Dayak dan Banjar tidak hanya dapat ditemukan dalam buku-buku sejarah nasional, tetapi juga dalam catatan perjalanan, kesaksian, dan dokumentasi yang dibuat pada zamannya.

Dan karena memahami masa lalu Kalimantan berarti juga memahami bagaimana identitas, kebudayaan, dan masyarakatnya terbentuk melalui proses sejarah yang panjang.

Orang Barito Abad XIX cocok bagi:

• peneliti dan akademisi yang mengkaji sejarah Kalimantan
• mahasiswa sejarah, antropologi, sosiologi, dan ilmu sosial
• pegiat literasi dan kebudayaan Dayak
• pemerhati sejarah Banjar dan Kalimantan
• komunitas masyarakat adat
• guru dan pendidik
• keluarga yang ingin mengenalkan sejarah Kalimantan kepada generasi muda
• siapa saja yang ingin memahami akar sejarah dan kebudayaan masyarakat Barito

Detail Buku

Judul: Orang Barito Abad XIX – Sejarah Dayak dan Banjar di Batang Barito Berdasarkan Catatan Penjelajah Asing
Penulis: Damianus Siyok
Penerbit: Sinar Bagawan Kharulistiwa
ISBN: 978-623-8989-64-5
Tahun terbit: 2025
Tebal: ±180 halaman
Ukuran: 14 × 21 cm
Format: Soft cover
Bahasa: Indonesia
Kategori: Sejarah, Etnografi, Sosial Budaya

Jika Anda ingin memahami sejarah Dayak dan Banjar bukan hanya dari apa yang terjadi, tetapi juga dari bagaimana masyarakat Barito menjalani zamannya, buku ini layak menjadi bagian dari perpustakaan Anda. 

Lihat Detail

Merek

-

Stok

Tidak terbatas

Jumlah

Loading...