Upacara Adat Dayak Bulusu

Lihat Detail

Deskripsi

Ketika ajal menjemput seseorang dalam masyarakat Dayak Bulusu, urusan duka belum selesai hanya dengan pemakaman. Roh yang pergi diyakini masih terikat dengan dunia orang hidup, sementara keluarga yang ditinggalkan wajib menjalani serangkaian pantangan berat, mulai dari larangan menikah kembali hingga dilarang memasuki hutan, sampai satu ritual sakral dijalankan tuntas, yaitu Mukad Ulid Ncaut, upacara pelepasan roh menuju alam baka.

Buku Upacara Mukad Ulid Ncaut Dayak Bulusu menghadirkan dokumentasi mendalam atas ritual kematian yang selama ini nyaris tidak pernah tertulis. Kisahnya dituturkan langsung oleh Yunggin, tokoh adat kelahiran 1947 dari Desa Rian, yang bertekad mewariskan pengetahuan leluhurnya sebelum tradisi itu ikut hilang bersama generasinya.

Tentang Buku Ini

Ditulis oleh Danel Karanawai dan diterbitkan Lembaga Literasi Dayak (LLD), buku ini merekam secara sistematis asal usul suku Dayak Bulusu di pedalaman Malinau Selatan, Kalimantan Utara, hingga tahap demi tahap pelaksanaan ritual Mukad Ulid Ncaut. Dari lebih 400 subsuku Dayak yang tersebar di Pulau Borneo, literatur khusus tentang Dayak Bulusu masih sangat langka. Buku ini hadir untuk mengisi kekosongan tersebut, disusun dari riset lapangan dan wawancara mendalam dengan narasumber utama yang juga pewaris langsung tradisi itu sendiri.

Sebagian besar pengetahuan tentang ritual adat Dayak Bulusu selama ini hanya hidup dalam ingatan para tetua dan diturunkan lewat cerita lisan, tanpa catatan tertulis yang memadai. Ketika generasi pemegang tradisi itu menua, risiko pengetahuan tersebut hilang begitu saja menjadi semakin nyata. Buku ini menjawab keresahan itu dengan mendokumentasikan ritual Mukad Ulid Ncaut secara utuh, mulai dari pantangan yang harus dijalani keluarga berduka, tahapan upacara, simbol simbol yang digunakan, hingga makna sosial dan spiritualnya bagi masyarakat Dayak Bulusu.

Keunggulan Buku Ini

  • Salah satu dokumentasi tertulis paling lengkap tentang ritual kematian Dayak Bulusu, subsuku yang literaturnya nyaris tidak tersedia di pasaran.
  • Bersumber langsung dari tokoh adat yang mewarisi pengetahuan secara turun temurun, bukan sekadar telaah pustaka.
  • Memaparkan tahapan ritual secara runtut, mulai dari masa pantangan atau gali hingga upacara pelepasan roh.
  • Mengulas makna simbol, fungsi sosial, dan peran ritual dalam menjaga kohesi masyarakat adat.
  • Dilengkapi glosarium istilah adat Dayak Bulusu untuk memudahkan pembaca yang belum familier dengan istilah lokal.
  • Cocok menjadi rujukan akademik sekaligus arsip pelestarian budaya lisan Kalimantan Utara.

Isi Buku

  • Bab 1, Dayak Bulusu Kekhasan dan Persebarannya, menelusuri asal usul dan riwayat perpindahan komunitas dari sekitar abad ke-11 hingga masa kini.
  • Bab 2, Mukad Ulid Ncaut dan Tahap Tahap Ritual, memaparkan rangkaian upacara secara rinci dari awal hingga akhir.
  • Bab 3, Mukad Ulid dan Masyarakat Adat, membahas sifat gotong royong serta peran perempuan dalam pelaksanaan ritual.
  • Bab 4, Simbol Ritual Mukad Ulid, mengulas makna di balik setiap elemen dan perlengkapan upacara.
  • Bab 5, Makna Upacara Mukad Ulid, meninjau fungsi sosial dan spiritual ritual bagi keberlangsungan masyarakat.
  • Dilengkapi pula glosarium istilah adat, daftar pustaka, serta profil narasumber dan penulis.

Spesifikasi Ebook

• Judul: Upacara Mukad Ulid Ncaut Dayak Bulusu

• Penulis: Danel Karanawai

• Narasumber Utama: Yunggin

• Penerbit: Lembaga Literasi Dayak (LLD)

• Tahun Terbit: 2022

• Jumlah Halaman: 125 halaman

• Format File: PDF, dapat dibaca di komputer maupun ponsel

• Bahasa: Indonesia, dengan istilah lokal Dayak Bulusu

• Kategori: Budaya, Antropologi, Etnografi Kalimantan

Kata Kunci Utama

budaya Dayak, ritual adat Dayak, Dayak Bulusu, Mukad Ulid, antropologi Kalimantan, etnografi Borneo, kearifan lokal Dayak, buku digital budaya

Cocok Untuk

• Mahasiswa dan akademisi antropologi, sosiologi, serta studi budaya Nusantara.

• Peneliti dan pemerhati masyarakat adat Kalimantan.

• Komunitas literasi dan pegiat pelestarian budaya Dayak.

• Masyarakat Dayak Bulusu yang ingin mengenal kembali akar tradisinya.

• Pembaca umum yang tertarik pada ritual kematian dan spiritualitas suku suku Borneo.

Buku ini bukan sekadar bacaan, melainkan upaya menyelamatkan pengetahuan lisan yang nyaris hilang dari ingatan generasi muda. Setiap halamannya adalah rekaman suara leluhur Dayak Bulusu yang dituturkan sebelum tradisi itu benar benar terkubur zaman. Dapatkan ebook-nya sekarang, file PDF akan dikirimkan langsung setelah pembayaran dikonfirmasi, dan jadilah bagian dari upaya pelestarian budaya Kalimantan Utara.

Lihat Detail

Tentang Produk

Loading...