Deskripsi
Kebudayaan Rumah Panjang: Puncak Kearifan Lokal Kaum Dayak mengupas tuntas makna rumah panjang atau louu, bukan sekadar bangunan tempat tinggal, melainkan manifestasi hidup dari kosmologi, hukum adat, dan struktur sosial masyarakat Dayak Benuaq di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. Ditulis oleh Erika Siluq, S.H., M.Kn — dosen, peneliti, dan notaris yang juga pegiat masyarakat Dayak — buku ini disusun berdasarkan penelitian langsung di lapangan.
Buku ini menelusuri rumah panjang dari berbagai sisi: asal-usul dan mitologi leluhur Dayak Benuaq, sistem mata pencaharian, hukum dan lembaga adat, kedudukan serta fungsi sosial-spiritual louu, hingga bagaimana nilai-nilai kebersamaan, kesetaraan, dan perdamaian di dalamnya masih relevan diaktualisasikan pada masa kini dan mendatang.
Di dalam buku ini Anda akan menemukan:
- Sejarah dan mitologi asal-usul suku Dayak Benuaq, termasuk kisah leluhur Tulur Jejangkaat dan Mook Manar Bulatn.
- Penjelasan hukum adat dan pelembagaan adat Dayak Benuaq, dari tingkat kampung hingga kabupaten, beserta mekanisme resolusi konflik berbasis nilai kearifan lokal rumah panjang.
- Kedudukan dan fungsi rumah panjang (louu) sebagai benteng pertahanan, pusat ritual, dan simbol kedaulatan wilayah adat — termasuk konteks sejarah Perjanjian Damai Tumbang Anoi 1894.
- Aktualisasi nilai dan filosofi rumah panjang untuk konteks kehidupan masa kini dan masa depan masyarakat Dayak.Data geografis dan profil Kabupaten Kutai Barat, termasuk kisah rumah panjang bersejarah Lamin Eheng dan kompleks Taman Budaya Sendawar.
Spesifikasi buku:
- Penulis : Erika Siluq, S.H., M.Kn
- Editor : Masri Sareb Putra, M.A.
- Desain Cover/Tata Letak : Matius Mardani
- Penerbit : Lembaga Literasi Dayak
- Cetakan : Pertama, Juli 2025
- Tebal : x + 158 halaman
- ISBN : 978-602-6381-87-3
- Format : Ebook PDF, Bahasa Indonesia
Cocok untuk peneliti dan mahasiswa hukum adat, antropologi, dan studi budaya Dayak; pemerhati arsitektur tradisional Nusantara; pengambil kebijakan di Kalimantan Timur; generasi muda Dayak Benuaq yang ingin mengenal akar budayanya; hingga siapa saja yang tertarik memahami rumah panjang sebagai warisan kearifan lokal yang terus relevan hingga hari ini.
