Deskripsi
Jauh sebelum agama-agama besar dunia masuk ke Kalimantan, masyarakat Dayak telah memiliki sistem kepercayaan leluhur sendiri yang mengakar pada alam, roh, dan Sang Pencipta. Buku "Agama Asli Suku Dayak: Dahulu, Sekarang, Masa Depan" karya Prof. Tiwi Etika, Ph.D. dan Masri Sareb Putra, M.A. hadir sebagai kajian akademis mendalam tentang Kaharingan, agama asli suku Dayak yang tetap hidup di tengah arus modernisasi dan penyebaran agama-agama dunia.
Ditulis bekerja sama dengan IAHN Tampung Penyang Palangka Raya dan diterbitkan oleh Lembaga Literasi Dayak, buku ini menelusuri jejak Kaharingan sejak dikenal dengan berbagai sebutan lokal seperti agama helu, hiden, agama dusun, hingga penetapan istilah "Kaharingan" secara sistematis pada masa penjajahan Jepang. Buku ini membahas Kaharingan bukan sekadar sebagai sistem kepercayaan, melainkan sebagai jiwa dari adat, budaya, dan nilai-nilai yang membentuk identitas Dayak selama berabad-abad, termasuk konsep religio loci: agama yang terikat erat pada tempat dan alam.
Sekilas Isi Buku
- Bab 1 - Agama Asli Indonesia Selayang Pandang: membuka wawasan tentang keberagaman agama asli Nusantara sebagai konteks kepercayaan Dayak.
- Bab 2 - Agama Asli Suku Dayak: memperkenalkan sistem kepercayaan leluhur Dayak secara umum.
- Bab 3 - Kepercayaan Suku Dayak dalam Perspektif Peneliti dan Penulis Asing: menyajikan catatan dan pandangan akademisi luar tentang religiusitas Dayak.
- Bab 4 - Kalimantan sebagai Asal Lahirnya "Sensus Divinitas" Orang Dayak: mengulas kesadaran ketuhanan yang tumbuh dari bumi Kalimantan.
- Bab 5 - Kaharingan dalam Pusaran Proses Otentikasi Agama Asing dalam Budaya Lokal: membahas interaksi Kaharingan dengan Hindu, Islam, dan Kristen.
- Bab 6 - Kaharingan sebagai Ekspresi Sensus Divinitas Agama Asli Suku Dayak: mendalami makna spiritual dan teologis Kaharingan.
- Bab 7 - Kaharingan sebagai Agama Asli Suku Dayak: Tantangan dan Masa Depannya: menganalisis tantangan eksistensi Kaharingan di tengah perubahan zaman.
- Bab 8 - Revitalisasi dan Transformasi Agama Asli Dayak di Era Modern: menutup pembahasan dengan upaya pelestarian dan adaptasi Kaharingan masa kini, dilengkapi Epilog, Glosaria, dan Daftar Pustaka.
Mengapa Buku Ini Menarik Dibaca
- Mendokumentasikan secara akademis agama asli Dayak, Kaharingan, yang keberadaannya semakin terdesak arus modernisasi dan penyebaran agama dunia.
- Ditulis bersama lembaga pendidikan tinggi keagamaan Hindu (IAHN Tampung Penyang), menjamin kedalaman kajian teologis dan antropologis.
- Menelusuri istilah dan sejarah penamaan Kaharingan secara kritis, dari sebutan lokal hingga pengakuan formal, berdasarkan rujukan Kitab Panaturan.
- Membahas isu revitalisasi dan masa depan Kaharingan, relevan bagi diskusi keberagaman agama dan pelestarian budaya asli Indonesia.
Untuk Siapa Buku Ini
Buku ini sangat direkomendasikan bagi akademisi dan mahasiswa studi agama, teologi, dan antropologi, peneliti kepercayaan lokal dan agama leluhur Nusantara, penganut dan pemerhati Kaharingan, tokoh adat dan lintas agama, serta pembaca umum yang ingin memahami secara utuh akar spiritual masyarakat Dayak.
Dapatkan versi digitalnya sekarang dan telusuri perjalanan panjang Kaharingan, agama asli suku Dayak yang terus hidup dari masa lalu hingga masa depan.
Spesifikasi Buku
- Judul: Agama Asli Suku Dayak - Dahulu, Sekarang, Masa Depan
- Penulis: Prof. Tiwi Etika, Ph.D. dan Masri Sareb Putra, M.A.
- Kerja sama: IAHN Tampung Penyang Palangka Raya
- Penerbit: Lembaga Literasi Dayak (LLD)
- Cetakan: Pertama, Mei 2025
- Jumlah Halaman: xvi + 196 halaman (versi cetak), 14 x 21 cm
- ISBN: 978-602-6381-58-3
- Format: E-book / Buku Digital (PDF)
- Bahasa: Indonesia
- Genre: Studi Agama, Kaharingan, Antropologi Dayak
